Blog

Kehebatan Chia Seed Super Food | Chia Seed Semarang

Chia Seed Semarang | Menyebut chia seed banyak orang langsung mengaitkannya dengan super food atau makanan bernutrisi super. Faktanya, chia seed bisa picu masalah kesehatan.

Chia seed atau biji chia belakangan ini digemari para pencinta gaya hidup sehat. Di balik bentuknya yang mungil, chia seed mempunyai manfaat yang sangat baik bagi tubuh, apalagi untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan hingga ideal.

Chia seed konon berasal dari Meksiko. Bahan makanan ini sudah lama digunakan oleh suku Maya dan Aztec. Chia seed termasuk bahan makanan serba guna yang bisa dicampurkan dalam beberapa sajian seperti puding dan juga smoothie bowl.

Soal nutrisi, menurut US Department of Agriculture, chia seed mengandung 34,4 g serat makanan, 16,5 g protein bebas gluten, dan 26 g asam lemak tak jenuh untuk tiap 100 gramnya.

Manfaat sehat chia seed yang terkenal antara lain meningkatkan energi dan metabolisme hingga melawan kanker payudara berkat kandungan asam lemak omega 3nya. Chia seed juga makanan yang tinggi serat sehingga dapat mempertahankan rasa kenyang yang lebih lama.

Di balik manfaat sehatnya, ada laporan dari para peneliti Polandia seperti dimuat dalam jurnal Nutrients mengenai bahaya chia seed. Dikutip dari South China Morning Post (24/7), mereka mengatakan konsumsi chia seed bisa berbahaya untuk mereka yang alami kondisi medis tertentu.

 

Kami Menjual Chia Seed Kualitas Premium Dengan 2 Varian Ukuran :

 

> Chia Seed Ukuran 250 gr

 

> Chia Seed Ukuran 100 gr

 

Ingin Order Chia Seed Semarang ? Klik Disini

 

Hasil Penelitian Chia Seed :

Dr Jimmy Louie Chun-yu, asisten profesor di Fakultas Ilmu Biologi Universitas Hong Kong mengatakan orang yang menderita stroke harus berhati-hati dalam mengonsumsi chia seed. Sebab kandungan asam lemak omega-3 yang sangat tinggi pada chia seed dapat mengencerkan darah.

Orang-orang yang telah menjalanin terapi pengencer darah harus membatasi asupan chia seed karena mampu menghambat kemampuan darah untuk menggumpal yang berujung pada sirkulasi darah. Itulah sebabnya pula chia seed tidak disarankan bagi penderita tekanan darah rendah.

Kemudian Louie juga mengatakan bahwa orang yang mempunyai gangguan saluran pencernaan tidak dianjurkan untuk konsumsi chia seed setiap hari. Kandungan serat pada chia seed yang tidak tercerna akan menyebabkan masalah pencernaan baru seperti perut buncit, sembelit, diare dan juga kembung.

Dalam beberapa kasus, biji chia bisa menyebabkan reaksi alergi. Kondisi ini terutama terjadi pada orang-orang yang alergi biji wijen ataupun mustard.

Soal manfaat sehat, kandungan serat larut yang ada pada chia seed sangat tinggi sehingga bijinya mampu mengembang hingga 12 kali lipat dari berat aslinya ketika di dalam air. Sifat chia seed inilah yang dapat membuatAnda merasa lebih kenyang dan juga membuat nafsu makan berkurang.

Manfaat lainnya, asam lemak yang ada pada chia seed merupakan asam alfa-linolenat (ALA). Asam lemak ini merupakan jenis omega-3 yang sehat untuk jantung dan juga otak sehingga mampu membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Ini juga merupakan agen anti-inflamasi.

Dalam mengonsumsinya, Louie menyarankan untuk konsumsi satu hingga dua sendok makan chia seed per harinya. Anda bisa taburkan pada makanan ataupun dicampur ke dalam minuman.

 

Ingin Order Chia Seed Semarang ? Klik Disini

 

Mengapa mengkonsumsi Chia Seed ?

Dahulu sumber Omega-3 hanya diketahui berasal dari ikan dan sayur-sayuran, dimana ikan mempunyai kemungkinan tercemar merkuri sedangkan Omega-3 yang berasal dari sayur-sayuran kandungannya sangat rendah. Saat ini Chia Seed adalah sumber Omega-3 tertinggi yang pernah ada dan berasal dari biji-bijian.

Nutrisi yang dikandungnya adalah sebagai berikut:

– 8 kali lipat jumlah sumber Omega-3 dibandingkan salmon
– 6 kali jumlah kalsium dibandingkan susu
– 2 kali lipat jumlah protein dibandingkan dengan biji-bijian lainnya
– 6 kali jumlah potassium dibandingkan pisang
– 3 kali jumlah antioksidan dibandingkan blueberry
– 3 kali jumlah zat besi dibandingkan bayam

Dengan mengkonsumsi Chia Seed setiap hari, akan melengkapi kebutuhan nutrisi anda sehari-hari serta membantu meningkatkan kesehatan anda.

 

Apa saja kandungan dan manfaat chia seed ?

Chia seed mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi tubuh seperti asam lemak omega 3, serat, antioksidan, dan mineral. Dalam 1 porsi chia seed (sekitar 30g) terkandung 138 kalori, 9 gram lemak (sebagian besar berupa lemak tidak jenuh atau lemak sehat), 10 gram serat, dan 6 gram protein. Kelebihan chia seed lainnya adalah tidak mengandung gluten dan kaya akan antioksidan.

Manfaat asam lemak omega 3 bagi tubuh antara lain:

> Menurunkan trigliserid dan kolesterol yang kemudian dapat menurunkan tekanan darah
dan mencegah penyakit jantung
> Membantu tubuh mengatasi radang
> Kardioprotektif (melindungi jantung) & hepatoprotektif (melindungi liver)
> Membantu tubuh mengatasi diabetes
> Melindungi tubuh dari kondisi radang persendian, auto immune disease, dan kanker

Kandungan serat dan asam lemak omega 3 di dalam chia seed sangat tinggi. Menurut penelitian, serat dan asam lemak omega 3 ini dapat membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Mekanisme masing-masing manfaat asam lemak omega 3 tersebut di atas masih perlu diteliti lebih lanjut.

 

Ingin Order Chia Seed Semarang ? Klik Disini

 

Dikenal sebagai super food, lantas apa saja manfaat chia seed untuk kesehatan ?

 

1. Kalori yang Sedikit

Dua sendok makan chia seed atau sekitar 28 gram mengandung kalori yang terbilang sedikit, hanya 137 kalori. Tapi dengan kalori dan ukuran yang kecil ini, chia seed sangat kaya akan berbagai jenis nutrisi.

Satu sajian chia seed mengandung 11 gram serat, 4 gram protein, 9 gram lemak, kalsium, mangan, magnesium dan fosfor.

 

2. Kaya Akan Antioksidan

Pastinya kita sudah tahu betapa pentingnya antioksidan. Nah, chia seed ini kabarnya mengandung antioksidan dalam jumlah yang sangat tinggi.

Antioksidan tidak hanya baik untuk sel, tapi juga untuk kulit karena dapat membantu memperlambat tanda penuaan. Cocok sekali bagi wanita yang ingin selalu terlihat cantik dan menarik.

Antioksidan pada biji chia juga sudah terbukti dapat mengurangi risiko kanker dan juga penyakit jantung. Kandungan antioksidan yang tinggi ini juga yang membuatnya mampu bertahan lebih lama jika disimpan dibandingkan benih atau bijian lainnya.

 

3. Tinggi Serat

Satu ons chia seed mengandung 12 gram karbohidrat. Tapi 11 gram di antaranya merupakan serat yang tidak bisa dicerna tubuh.

Ini menjadikan chia seeds sebagai salah satu makanan yang rendah karbohidrat. Selain itu, serat juga bisa menjadi makanan bagi bakteri sehat yang ada di usus sehingga baik bagi pencernaan.

 

4. Menurunkan berat badan

Jumlah serat yang cukup tinggi di dalam chia seed dipercaya dapat menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan makanan yang mengandung serat tinggi umumnya dapat membantu dalam membuat perut merasa kenyang lebih lama. Kandungan protein pada biji chia juga dipercaya mampu mengurangi keinginan untuk makan. Penelitian menunjukkan bahwa penderita obesitas yang rutin mengonsumsi chia seed selama 6 bulan, terlihat mengalami
penurunan berat badan sekitar 2 kg.

Namun, mengonsumsi chia seed saja tidak cukup membuat program penurunan berat badan Anda sukses. Dalam hal ini, chia seed hanya bisa membantu menurunkan berat badan jika dibarengi dengan pola makan dan juga pola hidup yang sehat, yakni dengan mengontrol asupan kalori, rajin berolahraga, dan istirahat yang cukup.

 

5. Kaya akan asam lemak omega-3

Chia seed adalah salah satu dari sedikit jenis benih atau bijian yang merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik bahkan mengandung lebih banyak omega-3 dari pada
salmon.

Asam lemak omega 3 yang terdapat pada chia seed adalah asam linoleat (ALA). Studi menemukan bahwa asam lemak omega-3 seperti ALA bertindak sebagai agen anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi tekanan darah, penyakit arteri koroner, stroke, risiko kanker payudara, usus besar, dan prostat. Jumlah omega-3 yang ada dalam makanan penting untuk perkembangan normal dan pematangan sistem saraf pada bayi dan anak-anak.

Namun penting untuk diingat bahwa ALA perlu diubah menjadi bentuk “aktif”, yakni EPA dan DHA sebelum bisa digunakan oleh tubuh. Sayangnya, manusia tidak efisien dalam mengubah ALA menjadi bentuk aktif. Oleh karena itu, kandungan omega-3 pada tumbuhan cenderung jauh lebih rendah manfaatnya dibandingkan omega-3 yang didapatkan dari sumber hewani seperti ikan.

Studi telah menunjukkan bahwa biji chia (terutama jika digiling) mampu meningkatkan kadar ALA dan juga EPA dalam darah, tapi bukan DHA. Di sinilah masalahnya, karena chia seed tidak menyediakan DHA (lemak Omega-3 yang paling penting), sehingga sebagian orang menjadi berpikir bahwa chia seed terlalu dibesar-besarkan sebagai sumber Omega-3.

Ada baiknya Anda tetap mengonsumsi chia seed karena chia seed mempunyai banyak manfaat dan untuk mendapatkan DHA yang dibutuhkan tubuh dan otak, Anda juga perlu mengonsumsi ikan berlemak secara teratur, minum minyak ikan, atau minum suplemen DHA.

 

6. Memelihara kesehatan jantung

Chia seed dengan kandungan protein, serat, antioksidan, dan lemak baik yang sangat tinggi ternyata juga terlihat mempunyai dampak yang baik untuk kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi chia seed mampu melindungi jantung dari pengerasan pembuluh darah dan juga penyakit jantung. Namun efek ini tidak hanya semata-mata dari mengonsumsi chia seed, namun juga dengan menjalani pola hidup yang sehat.

 

7. Baik untuk kesehatan tulang

Kandungan protein serta mineral yang ada pada chia seed, seperti kalsium, mangan, magnesium, dan fosfor baik untuk mendukung kesehatan tulang dan juga mencegah osteoporosis. Selain itu, chia seed yang berasal dari tanaman juga merupakan sumber kalsium yang baik bagi Anda yang vegetarian.

 

8. Mengurangi Peradangan

Chia seed juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan kronis, yang biasanya terkait dengan penyakit jantung dan kanker. Peradangan kronis biasanya tidak mempunyai tanda yang jelas, tapi bisa dideteksi dengan menghitung penanda peradangan di darah.

 

9. Baik bagi penderita diabetes

Sejumlah penelitian menunjukkan keterkaitan mengonsumsi biji chia dengan penurunan risiko diabetes tipe 2. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa chia seed mampu mencegah lonjakan gula darah yang ada di dalam tubuh. Efek ini diduga terkait dengan kandungan gizi di dalam chia seed yang mampu membantu menjaga stabilnya gula darah.

 

10. Baik bagi penderita divertikulosis

Kandungan seratnya yang sangat tinggi membuat biji chia dipercaya dapat mengatasi masalah divertikulosis. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya serat mampu membantu meringankan gejala divertikulosis. Mengonsumsi makanan yang berserat tinggi dapat memperlancar pergerakan usus dan juga mencegah sembelit.Selain itu, chia seed juga diperkirakan baik untuk menurunkan kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh. Bahkan, dengan kandungan omega-3 di dalamnya yang juga tidak kalah tinggi, chia seed dipercaya dapat menurunkan risiko munculnya stroke.

 

11. Memerangi kanker payud4r4 dan bentuk kanker lainnya

Tahukah Anda, ternyata chia seed mempunyai kemampuan dalam memerangi kanker. Sebuah laporan yang diterbitkan oleh UCSF Medical Center menyatakan bahwa chia seed merupakan sumber asam alpha-linoleat yang baik dan juga dapat membantu mencegah kanker payud4r4.

Selain itu, minyak biji chia juga ditemukan memmempunyai sifat anti-kanker yang ternyata mampu mengurangi pertumbuhan tumor dan juga menghambat replikasi sel kanker dalam tubuh.

 

12. Dapat mengobati dislipidemia

Manfaat chia seed selanjutnya adalah sebagai obat dislipidemia, yaitu kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan meningkat atau menurunnya fraksi lipid dalam plasma.

Penyebab kelainan fraksi lipid ini yang utama adalah karena menurunnya kadar kolesterol-HDL dan naiknya kadar kolesterol total, kolesterol-LDL, dan trigliserida. Selain mengobati dislipidemia, chia seed juga terbukti mampu meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik.

 

13. Bisa digunakan sebagai pengganti telur

Sepertinya mustahil jika kita tidak menyukai telur namun berpikir untuk mendapatkan manfaat dari proteinnya saja tanpa harus mengonsumsinya. Untuk Anda yang tidak menyukai telur, bisa menggantinya dengan chia seed.

Prosesnya sederhana, Anda hanya membutuhkan satu sendok makan biji chia dan 3 sendok makan air. Kemudian, campurkan biji chia tersebut dengan air ke dalam mangkuk kecil. Tunggu hingga kurang lebih selama 5 menit, dan lihatlah hasilnya!

Konsistensi campuran biji chia dan juga air akan terlihat lengket-lengket, mirip dengan kuning telur mentah. Anda bisa menambahkan makanan ini ke piring, lalu nikmatilah kebaikan protein berkualitas tinggi tanpa perlu memakan telur yang bagi sebagian orang terasa amis.

 

14. Mengandung kaya protein, kalsium, dan besi

Bagi seorang wanita hamil nutrisi yang dibutuhkan lebih banyak daripada orang lain. Ya tentu saja karena ibu hamil perlu mendukung pertumbuhan si calon bayi di dalam kandungan.

Selama kehamilan, protein dan juga kalsium menjadi sangat penting karena dapat membantu perkembangan jaringan dan juga pertumbuhan tulang bayi. Zat Besi juga merupakan mineral penting lainnya karena selama kehamilan dibutuhkan lebih banyak darah untuk si ibu dan calon bayinya.

Jika kesulitan mencari dan juga menemukan makanan yang bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi tersebut, maka dengan mengonsumsi chia seed Anda tak perlu bersusah payah lagi mencarinya. Satu porsi chia seed dapat menyediakan sekitar 15% kebutuhan protein harian pada wanita hamil, sepertiga dari kebutuhan serat hariannya, dan hampir semua kebutuhan kalori tambahannya selama trimester pertama.

 

Ingin Order Chia Seed Semarang ? Klik Disini

 

Bagaimana cara menggunakan chia seed ?

> Chia seed yang lembut ini dapat dengan mudah dijadikan bahan untuk makanan, terutama sering dicampur dalam cereal, sayur-sayuran, nasi, yoghurt, roti dan bermacam-macam minuman.
> Cara yang paling umum untuk mengkonsumsinya adalah dengan mencampurnya ke air minum yang kemudian diminum seperti biasanya kita meminum air.
> Dapat dijadikan Jelly. Cukup tambahkan 8 sendok makan Chia Seed kedalam 2 gelas air, Aduk campuran tersebut dan simpan dalam lemari es dengan tempat yang tertutup rapat, Bila sudah berbentuk gel, maka dapat dimakan kapanpun juga. Jelly ini dapat disimpan sampai sekitar 3 (tiga) minggu.
> Jelly Chia juga dapat ditambahkan kedalam smoothies, saus salad, puding, dll.
> Dapat dicampur dalam juice buah, misalnya juice jeruk. Dengan demikian kita dapat mengkonsumsi chia dengan rasa manis yang didapat dari buah-buahan.
> Ditaburkan diatas buah-buahan potong yang akan kita makan.
> Semakin lama biji Chia terendam, semakin tinggi nutrisi yang akan tersedia.

 

Rekomendasi Penggunaan untuk Diet :

* Tahap 1 (selama 2 minggu):
Sebelum makan pagi: 1/2 sdm
Sebelum makan siang: 1/2 sdm
Sebelum makan malam: 1/2 sdm

* Tahap 2 (selama 1 bulan):
Sebelum makan pagi: 1/2 sdm
Snack: 1/2 sdm
Sebelum makan siang: 1/2 sdm
Snack: 1/2 sdm
Sebelum makan malam: 1/2 sdm

* Tahap 3 (sampai target berat badan tercapai):
Sebelum makan pagi: 1 sdm
Snack: 1/2 sdm
Sebelum makan siang: 1 sdm
Snack: 1/2 sdm
Sebelum makan malam: 1 sdm

 

Ingin Order Chia Seed Semarang ? Klik Disini

 

Berapa banyak chia seed yang boleh kita konsumsi dalam sehari ?

Dosis konsumsi chia seed dipengaruhi usia dan juga kondisi kesehatan yang ada. Saat ini belum ada informasi ilmiah yang dapat dijadikan pedoman pasti range jumlah chia seed yang boleh dikonsumsi. Pada tahun 2000, the US Dietary Guidelines merekomendasikan penggunaan chia seed perhari tidak boleh melebihi 48g/hari. The European Commission mengizinkan penggunaan chia seed pada produk-produk roti maksimal sebanyak 5%.

 

Bagaimana cara menyimpan chia seed ?

Karena kandungan antioksidan yang sangat tinggi, chia seed tidak mudah rusak, aman
untuk disimpan sampai beberapa bulan di tempat yang kering dan dingin.

 

Untuk pemesanan Chia Seed Semarang anda bisa langsung menghubungi kami melalu WhatsApp di 0823 1354 5205 (klik nomor langsung chat WA)